Tips Merawat Mesin Vacuum Frying Agar Awet dan Tetap Optimal
Tips merawat mesin vacuum frying perlu pelaku usaha pahami sejak awal agar proses produksi keripik buah dan sayur berjalan optimal. Mesin yang terawat membantu menghasilkan produk renyah, tidak berminyak, serta menjaga warna dan rasa alami bahan baku.
Perawatan rutin juga membantu mesin bekerja lebih efisien dan stabil dalam jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat, pelaku usaha dapat mengurangi risiko kerusakan mesin sekaligus menjaga konsistensi kualitas produk setiap hari.
Cara dan Tips Merawat Mesin Vacuum Frying dengan Benar

Perawatan rutin membantu mesin vacuum frying bekerja stabil dan menghasilkan keripik yang renyah serta tidak berminyak. Mesin yang terawat menjaga kualitas warna, rasa, dan tekstur produk sehingga pelaku usaha dapat mempertahankan kepuasan pelanggan.
Dengan menerapkan tips merawat mesin vacuum frying secara konsisten, pelaku usaha juga dapat menghindari kerusakan dini pada komponen mesin. Langkah perawatan sederhana mampu memperpanjang usia pakai mesin sekaligus menekan biaya perbaikan.
1. Bersihkan Mesin Setiap Selesai Digunakan
Segera bersihkan tabung penggorengan, wajan, dan saringan minyak setelah proses produksi selesai. Sisa bahan yang menempel dapat mengganggu kinerja mesin jika dibiarkan terlalu lama dan menimbulkan bau tidak sedap.
Gunakan air bersih dan lap kering untuk mengeringkan permukaan stainless steel. Kebiasaan membersihkan mesin setelah digunakan menjaga kebersihan alat dan memastikan mesin siap dipakai kembali.
2. Ganti Minyak Goreng Secara Berkala
Pelaku usaha perlu mengganti minyak goreng secara rutin agar kualitas hasil gorengan tetap terjaga. Minyak yang terlalu lama digunakan akan memengaruhi rasa keripik dan menurunkan kerenyahan produk.
Lakukan penggantian minyak setiap 5–7 kali proses produksi atau saat warna minyak mulai menggelap. Penggunaan minyak baru membantu mesin bekerja lebih optimal dan menghasilkan keripik yang lebih sehat.
3. Periksa Sistem Vakum Secara Rutin
Periksa kondisi pompa vakum secara berkala untuk memastikan tekanan tetap stabil. Sistem vakum yang bekerja dengan baik membantu proses penggorengan suhu rendah berjalan maksimal.
Perhatikan suara pompa dan daya hisap mesin sebelum memulai produksi. Jika menemukan tanda penurunan performa, segera lakukan pengecekan agar proses produksi tetap lancar.
4. Cek Kontrol Suhu dan Panel Mesin
Pastikan panel kontrol dan sensor suhu berfungsi dengan baik sebelum digunakan. Pengaturan suhu yang akurat membantu bahan matang merata tanpa merusak warna dan rasa alami.
Lakukan pengecekan rutin pada indikator suhu dan sistem otomatis. Kontrol suhu yang stabil mendukung hasil keripik lebih konsisten dan aman untuk produksi harian.
5. Lumasi Komponen yang Bergerak
Berikan pelumas pada bagian mesin yang memiliki komponen bergerak seperti pompa vakum. Pelumasan rutin membantu mengurangi gesekan dan menjaga performa mesin tetap lancar.
Gunakan pelumas sesuai rekomendasi agar komponen tidak cepat aus. Langkah ini membantu mesin vacuum frying bekerja lebih ringan dan tahan lama.
6. Simpan Mesin di Tempat yang Tepat
Simpan mesin vacuum frying di tempat kering dan memiliki sirkulasi udara baik. Lingkungan yang lembap dapat mempercepat kerusakan komponen meskipun mesin memakai bahan stainless steel.
Hindari paparan sinar matahari langsung pada body mesin dan panel kontrol. Penyimpanan yang tepat menjaga kondisi mesin tetap optimal dan siap digunakan kapan saja.
